- Nikita Mirzani ajukan PK karena dugaan kekhilafan hakim dan putusan bertentangan.
- Kekhilafan hakim dinilai terjadi berjenjang dari tingkat pertama hingga kasasi.
- Ada perbedaan putusan TPPU Nikita dan Ismail, padahal kasusnya identik.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5394902/original/033486700_1761643555-11.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5395042/original/071810400_1761649630-nikita_mirzani_44.jpg)
Read more and click here buttons on a color reflective surface stock
Jakarta - Kuasa hukum Nikita Mirzani, Usman Lawara, mengungkap alasan di balik pengajuan Peninjauan Kembali (PK) terhadap putusan yang menjerat kliennya. Menurutnya, permohonan PK tersebut tidak didasarkan pada bukti baru (novum), melainkan karena adanya dugaan kekhilafan hakim dan pertentangan putusan dalam perkara yang dinilai memiliki konstruksi hukum serupa. Premium vector trendy buttons download update watch now shop now
Read more colorful gradient web button eps png jpg Ia menjelaskan terdapat dua alasan utama yang menjadi dasar permohonan PK. "Gak ada novum. Kita mengajukan alasan PK ini dua. Yang pertama adalah kekhilafan dan kekeliruan, yang kedua adalah adanya pertentangan putusan antara Ismail dan Nikita," kata Usman Lawara di Hong Cha Young Vincenzo Negeri Jakarta Selatan, Rabu (1/7/2026). Reading buttons by elainewatson tpt
Credit Rebuilding Programs Read Here Button
Read more and click here buttons on a color reflective surface vector Usman menilai kekeliruan tersebut terjadi secara berjenjang, mulai dari putusan di tingkat pertama, banding, hingga kasasi yang telah berkekuatan hukum tetap. "Dasarnya, pertama, bahwa terdapat kekhilafan hakim dalam menjatuhkan putusan, baik tingkat pertama, banding, maupun kasasi," ujarnya. Mycares
Read more button png Ia kemudian menyoroti perbedaan putusan antara perkara Nikita Mirzani dan Ismail Marzuki. Menurutnya, kedua perkara memiliki konstruksi hukum, penerapan pasal, tempat, waktu, dan rangkaian peristiwa yang sama, tetapi menghasilkan putusan yang berbeda, khususnya terkait dakwaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Premium psd 3d click here button
Premium vector read more button "Di satu sisi, ada Nikita Mirzani yang dituduh melakukan tindak pidana pencucian uang dan dinyatakan terbukti," katanya. Click here button pngs for free download
Read more button png "Tapi di sisi lain, Ismail Marzuki yang notabene perkara ini identik sama, baik dari segi konstruksi hukumnya, penerapan pasalnya, tempat, waktu, dan kejadiannya juga sama, dinyatakan tidak terbukti di TPPU," sambungnya. Click here button blue png
Read Our Blog Social Post Here Button
Premium vector read more button website vector template Menurut Usman, perbedaan tersebut menjadi bukti adanya pertentangan putusan yang dapat dijadikan dasar hukum dalam pengajuan PK. "Ini menjadi salah satu alasan hukum yang paling penting untuk mengajukan PK, yakni terjadi kekhilafan hakim atau kekeliruan. Ada pertentangan yang sangat nyata di situ yang diperlihatkan oleh hakim," tuturnya. Click here button blue png
Read more button stock photos images and backgrounds for free download Melalui permohonan PK ini, tim kuasa hukum berharap Mahkamah Agung dapat menilai kembali seluruh fakta persidangan secara objektif dan menyeluruh. "Kami berharap Majelis Hakim pada Mahkamah Agung yang nanti akan memeriksa PK ini dapat melihat secara objektif, komprehensif, dan utuh mengenai fakta di dalam persidangan sebelumnya," pungkasnya. Multicolored buttons for reading learning buying and more vector kit
Premium vector read more web site button vector stock illustration Sebagai informasi, Nikita Mirzani sebelumnya divonis enam tahun penjara dalam perkara yang bermula dari laporan Reza Gladys. Ia dinyatakan bersalah dalam perkara pemerasan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), sehingga kini menempuh upaya hukum luar biasa melalui Peninjauan Kembali. Read Here Button
Premium photo read more button 3d illustration Baca berita terkini dan terpercaya di Material UI Templates Credit Rebuilding Programs
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782154/original/031089800_1782878025-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-01T104708.110.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5493673/original/005478800_1770263148-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-05T103223.078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782149/original/002861400_1782877955-Cek_fakta_-_SIM_seumur_hidup.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5386521/original/008951800_1761014023-WhatsApp_Image_2025-10-20_at_18.03.46.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5556659/original/033473100_1776274063-000_A6D679V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782365/original/061503000_1782884376-AP26181805083891.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782203/original/029416800_1782879842-mex4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782208/original/070447800_1782879843-mex9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776307/original/030285700_1782873381-AP26182087478676.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524757/original/078321100_1782454482-AP26176835585287.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262583/original/036434300_1781838197-000_B7LE9YQ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776146/original/063906300_1782856231-Sweden_s_Lucas_Bergvall__7__and_Yasin_Ayari__18__defend_France_s_Ousmane_Dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8584006/original/084196900_1782546499-AP26178201151443.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776154/original/033634700_1782859536-France_s_Kylian_Mbappe__10__celebrates_scoring_their_third_goal_with_Michael_Olise.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776150/original/042954000_1782857106-France_s_Kylian_Mbappe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5376642/original/050919100_1760011406-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5367568/original/038469600_1759307619-WhatsApp_Image_2025-10-01_at_14.55.36.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782685/original/024682100_1782894407-g_2026_06_29_r_niswah_da_8-20260629-001-busan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5561085/original/005483500_1776740830-zhang_linghe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782584/original/081850300_1782892201-MV5BMTAxMDYyMDg3NDNeQTJeQWpwZ15BbWU3MDY2NjMwODQ_._V1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782470/original/009112900_1782888108-Razky-1Juli-HL1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782660/original/083044200_1782893695-dualipa1200.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5377063/original/075676400_1760074668-MVMDigitalBanner775x515-b5447af6-e5cf-4997-99f8-e76b7a92fe50.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8725111/original/091102400_1782815450-aidah.jpg)