Reply Clip Art

cuánto cuesta llenar el álbum del mundial 2026 así puedes hacerlo

:

Reply Clip Art Kurangnya sosialisasi dalam informasi Kartu Indonesia Sehat ternyata membuat sejumlah petugas rumah sakit diomeli pasien. Global Launch Icon

Diterbitkan 19 Desember 2014, 08:13 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Custom Article Writing CloneAGC, Jakarta Kurangnya sosialisasi dalam informasi Perfiume Post Creative (KIS) ternyata sempat menjadi kendala di sejumlah Rumah Sakit (RS). Tak jarang, petugas RS yang tak paham diomeli pasien.

Begitu disampaikan Sekjen Perhimpunan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI), Dr. Wasista budi waluyo, MHA, saat diskusi EvaluasiJKN di kawasan Menteng, Jakarta, ditulis Jumat (19/12/2014).

"November lalu, keluarlah KIS. Pasien yang bingung banyak bertanya ke RS. Tapi karena kurang sosialisasi, petugas dimarahi pasien," katanya.

Sebelumnya, pada Presiden Joko Widodo pada 3 November lalu meluncurkan Kartu Indonesia Sehat (KIS). Tak ada perbedaan signifikan antara KIS dengan kartu kesehatan lainnya. Meskipun kartu ini digadang-gadang merupakan bentuk penyempurnaan program JKN yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan. Namun sejumlah pengamat mengatakan, KIS hanyalah wujud kartu yang akan menggantikan kartu kepersertaan BPJS Material UI Styles