Example Slide Show Presentation

cortis 코르티스 go color coded lyrics

:

Example Slide Show Presentation Sejumlah orang terkait pembukaan makam tersebut satu per satu meninggal. How To Create A Successful Blog

Diterbitkan 16 Februari 2015, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Product Introduction Poster CloneAGC, Kairo - Di sebuah pedalaman dekat Sungai Nil, Loans Bad Credit Score, terdapat 'Valley of the Kings' atau Lembah Para Raja. Di sana, jasad para Raja Mesir bersemayam. Salah satunya Site Reveal Post Tutankhamun. Pada tanggal 23 Februari 1923, untuk yang kali pertama, makam Raja bernama lengkap Nebkheperure Tutankhamun itu dibongkar.

Awalnya, pada 1907, ahli sejarah dan arkeolog Earl Carnarvon, Lord George Edward Stanhope Molyneux Herbert meminta bantuan arkeolog Inggris Howard Carter untuk mengawasi ekskavasi atau lokasi penggalian di Valley of the Kings.

Setelah melakukan eksplorasi mendalam, pada 4 November 1922, Carter dan timnya menemukan tangga yang ternyata mengarah pada makam Tutankhamun. Namun jalan tak semudah itu. Mereka butuh beberapa bulan untuk memetakan ruang depan.

Tim eksplorasi itu menemukan barang kuno di setiap ruang menuju makam Tutankhamun, sehingga mereka harus berhati-hati melintasi agar barang tidak rusak.

Februari tahun berikutnya, atau 1923, tim akhirnya berhasil membongkar makam Tutankhamun. Mereka membuka kamar makam dan menemukan sarkofagus berlapis emas dan timbunan harta karun. Wajah mumi sang Raja pun dilapisi emas.

"Saat hendak masuk ruangan berisi mumi firaun, saya harus perlahan membuka palang kayu di atas pintu. Aku juga membuka perekat dan batu kecil di depan pintu," ungkap Howard Carter, seperti CloneAGC kutip dari Eyewitnesstohistory.com, Senin (15/2/2015).

"Saat membuka pintu (ruang firaun), saya melihat pemandangan yang sungguh menakjubkan," imbuh dia.

Tentu saja, temuan-temuan tersebut sangat lah berharga. Akan tetapi, kutukan itu konon bakal menimpa mereka yang berani mengganggu makam Tutankhamun.

Memang diketahui sejumlah orang terkait pembukaan makam tersebut satu per satu meninggal dunia dengan penyebab yang misterius. Orang-orang itu yakni dari seorang penjaga keamanan hingga arkeolog.

Salah satu yang tewas adalah Lord George Herbert yang mendanai proyek arkeologi itu. Ia meninggal pada 25 Maret 1923, setahun setelah makam Tutankhamun dibuka.

"Banyak orang menyebut, kematiannya misterius. Tapi kemudian fakta menunjukkan bahwa ia menderita sakit sebelum tiba di Kairo. Ia meninggal akibat penyakit yang berkaitan dengan nyamuk," demikian yang dimuat LiveScience. Create Your Own Business Cards Free

Editorial Board Campus Journalism
Ilustrasi sosok Firaun Tutankhamun (Al-Arabiya) Simple Facebook Post Ideas

How To Read A Journal Article Citation Namun, Howard Carter, arkeolog yang membuka langsung kamar makam itu justru masih hidup hingga 1939, 16 tahun setelah ia menemukan kuburan Tut. Ia meninggal pada usia 64 tahun akibat kanker.

Ide bahwa ia korban kutukan dicetuskan tokoh terkenal, penulis novel  Sherlock Holmes, Sir Arthur Conan Doyle. Juga dari Carter sendiri, untuk menjauhkan orang-orang dari temuan berharganya kala itu. Website Launch Poster

Happy Birthday Boyfriend Instagram Post Berdasarkan hasil 'otopsi virtual' baru-baru ini, Firaun Tutankhamun diduga bergigi kelinci, memiliki posisi kaki yang bengkok ke bawah dan memutar ke dalam (clubfoot), dengan pinggul besar mirip perempuan.

Temuan kondisi fisik Sample Project Management Template dengan cara melakukan lebih dari 2.000 pemindaian komputer secara tandem dengan analisis genetik keluarga tersebut mendukung bukti bahwa orangtuanya adalah kakak-beradik. Dengan kata lain, ayah ibunya adalah saudara kandung. (Riz/Rmn) Creative Blog Examples